Cara Menghitung Berat Tiang Pancang Beton dengan Rumus dan Contoh

Cara Menghitung Berat Tiang Pancang Beton

Cara menghitung berat tiang pancang beton dilakukan dengan mengalikan volume tiang dengan berat satuan materialnya. Namun, rumus volume harus disesuaikan dengan bentuk tiang. Tiang pancang beton solid berbentuk persegi dihitung dari panjang × lebar × panjang tiang, sedangkan spun pile berpenampang bulat berongga harus menghitung volume beton pada bagian dindingnya.

Perhitungan berat ini penting untuk mengetahui massa tiang saat pengangkutan, penanganan, dan perhitungan beban.

Rumus Berat Tiang Pancang Beton Solid

Untuk tiang pancang beton solid berbentuk persegi, rumusnya sederhana:

Berat = Volume × Berat Satuan Beton

Sedangkan:

Volume = Panjang × Lebar × Panjang Tiang

Satuan harus diseragamkan ke meter agar hasil volume menjadi m³.

Untuk beton normal, SNI 2847:2019 menjelaskan bahwa berat beton normal tipikal berada pada rentang 2.155–2.560 kg/m³ dan nilai yang umum digunakan berada pada kisaran 2.320–2.400 kg/m³.

Contoh Menghitung Berat Tiang 25 × 25 cm Panjang 6 Meter

Data:

  • Ukuran tiang = 25 × 25 cm
  • Ukuran dalam meter = 0,25 × 0,25 m
  • Panjang = 6 m
  • Berat satuan beton = 2.400 kg/m³

Volume:

0,25 × 0,25 × 6 = 0,375 m³

Berat:

0,375 × 2.400 = 900 kg

Jadi, berat teoritis tiang pancang beton solid ukuran 25 × 25 cm dengan panjang 6 meter adalah 900 kg atau 0,9 ton.

Angka ini juga sejalan dengan spesifikasi produk tiang 25 × 25 cm yang berada di kisaran 150 kg/m untuk produk tertentu, sehingga panjang 6 meter menghasilkan sekitar 900 kg. Berat aktual produk tetap mengikuti spesifikasi manufaktur.

Cara Menghitung Berat Spun Pile Beton

Spun pile berbeda karena penampangnya berongga. Menggunakan rumus silinder penuh akan menghasilkan berat yang terlalu besar karena bagian tengah tiang tidak berisi beton.

SNI 9156:2023 memberikan rumus untuk menghitung massa tiang pancang beton pratarik berpenampang bulat berongga:

m = ω × π × t × L × (D − t)

Keterangan:

  • m = berat tiang dalam ton
  • ω = berat satuan volume tiang dalam ton/m³
  • t = ketebalan dinding tiang dalam meter
  • L = panjang tiang dalam meter
  • D = diameter luar dalam meter

SNI tersebut menggunakan asumsi berat satuan volume tiang pancang beton pratarik sebesar 2,50 ton/m³ untuk tabel beratnya.

Contoh Menghitung Berat Spun Pile Diameter 500 mm

Misalnya:

  • Diameter luar = 500 mm = 0,50 m
  • Ketebalan dinding = 90 mm = 0,09 m
  • Panjang = 12 m
  • Berat satuan = 2,50 ton/m³
  • π = 3,14

Maka:

m = 2,50 × 3,14 × 0,09 × 12 × (0,50 − 0,09)

m = 3,476 ton

Jadi berat teoritisnya sekitar 3,476 ton.

Hasil ini juga menunjukkan kenapa diameter luar saja tidak cukup untuk menghitung berat spun pile. Ketebalan dinding harus diketahui karena bagian tengahnya merupakan rongga.

Berat Tiang Pancang Per Meter

Jika spesifikasi produk sudah memberikan berat per meter, perhitungannya lebih sederhana:

Berat total = Berat per meter × Panjang tiang

Contohnya, jika sebuah tiang memiliki berat 150 kg/m dan panjangnya 6 meter:

150 × 6 = 900 kg

Beberapa produk tiang pancang beton memang mencantumkan berat dalam satuan kg/m pada spesifikasinya.

Untuk kebutuhan pengangkutan dan handling, data berat per meter dari spesifikasi produk dapat digunakan secara langsung. Untuk perhitungan teoritis, gunakan dimensi penampang dan berat satuan material yang sesuai.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menghitung Berat Tiang

Jangan memasukkan diameter luar sebagai volume penuh ketika menghitung spun pile berongga. Rongga harus diperhitungkan.

Perhatikan juga perbedaan antara berat teoritis hasil rumus dan berat aktual produk. Tiang beton prategang memiliki konfigurasi material dan spesifikasi manufaktur tertentu. SNI 9156:2023 sendiri menyediakan tabel berat tiang pratarik berdasarkan diameter dan panjang.

Jadi, untuk kebutuhan proyek, gunakan dimensi dan berat produk yang benar-benar akan digunakan.

Jika Anda membutuhkan informasi tiang pancang beton dan minipile untuk kebutuhan proyek, hubungi kami untuk mendapatkan informasi produk dan spesifikasi yang sesuai.